Beranda > Mendamaikan Permusuhan > Mendamaikan Permusuhan

Mendamaikan Permusuhan

22/05/2011

Allah befirman:
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma‘ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia…. (TQS. an-Nisa [4]: 114),
…Dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka)…. (TQS. an-Nisa [4]: 128), …Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara  sesamamu,… (TQS. al-Anfâl [8]: 1), Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu… (TQS. al-Hujurat [49]: 10).

Juga berdasarkan hadits riwayat al-Bukhâri dan Muslim dari Abû Hurairah, ia berkata; bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: Setiap sendi dari manusia harus bershadaqah setiap hari.  Mendamaikan dua orang yang berselisih dengan adil, setiap saat matahari terbit, adalah shadaqah. Menolong orang mengangkat barang ke atas kendaraannya atau menurunkan dari kendaraannya adalah shadaqah. Kata-kata yang baik adalah shadaqah. Setiap langkah menuju shalat adalah shadaqah. Dan membuang duri dari jalan adalah shadaqah.

Arti berlaku adil di antara dua orang adalah mendamaikan di antara keduanya dengan adil. Dari Umu Kultsum binti Uqbah bin Abi Muith ra., ia berkata; aku mendengar Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam bersabda: Bukanlah pendusta orang yang mendamaikan sesama manusia lalu  dia menambah-nambah atau mengatakan kebaikan. (Mutafaq ‘alaih)
Dari Sahal bin Sa’id as-Saidi ra., ia berkata:

Sesungguhnya telah sampai berita kepada Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam bahwa di antara Bani Amr bin Auf terdapat perselisihan. Dalam riwayat al-Bukhâri yang lain dikatakan, “terdapat sesuatu.” Kemudian Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam keluar bersama beberapa sahabat untuk mendamaikan perselisihan di antara mereka… (Mutafaq ‘alaih)

Dari Abû Darda ra., ia berkata; Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam bersabda:
Maukah kalian kuberitahu suatu perkara yang lebih utama daripada derajat shaum, shalat, dan shadaqah. Para sahabat berkata, “Tentu
saja ya Rasulullah!” Beliau lalu bersabda, “Pekara itu adalah mendamaikan perselisihan. Karena karakter perselisihan itu membinasakan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya, at-Tirmidzi ia berkata, “Hadits ini hasan shahih”).