Beranda > Tawhid > Jihad Melawan Ahlul Bid’ah

Jihad Melawan Ahlul Bid’ah

JIHAD MELAWAN AHLUL BID’AH

(Nuniyah hal. 214 oleh Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah)

لأُجَـاهِدَنَّ عَـدَاكَ مَـا أَبْقَيْتَـنِي وَلأَجْـعَلَـنَّ قِتَـالَهُمْ دَيْدَانِـي

وَلأُفْضِحَنَّهُـمُ عَلَـى رُوْسِ الْمَـلاَ وَلأُفْرِيَـنَّ أَدِيْمَهُـمْ بِلِسَــانِي

وَلأَكْشِـفَنَّ سَـرَائِراً خَفِيَتْ عَلَـى ضُعَفَـاءِ خَلْقِكَ مِنْهُـمْ بِبَيـَانِ

وَلأَتْبَعَنَّهُـم إِلَـى حَيْـثُ اِنْتَهَـوا حَتَّـى يُقَـالَ أَبَـعْـدَ عُبَّـادَانِ

وَلأَرْجُمَنَّهُــمْ بِـأَعْلاَمِ الْهُــدَى رَجْـمَ المُرِيْـدِ بِثَاقِبِ الشُـهْبَانِ

وَلأُقْعِـدَنَّ لَهُـمْ مَرَاصِـدَ كَيْدِهِـمْ وَلأَحْصُرَ نَّهُـمْ بِكُـلِّ مَكَـانِ

وَلأَجْعَلَـنَّ لُحُوْمَهُـمْ وَدِمَـائَهُمْ فِي يَـوْمِ نَصْرِكَ أَعْظَـمَ القُرْبـَانِ

وَلأَحْمِلَـنَّ عَلَيْهِـمْ بِعَسَـاكِرَ لَيْسَـتْ تَفِـرُّ إِذَا اْلتَقَى الزَحْفَـانِ

بِعَسَـاكِرِ الوَحْيَيْنِ وَالفِطَرَاتِ وَالـ مَعْقُـولِ وَالْمَنْقُـوْلِ بِالإِحْسَـانِ

حَتَّـى يَبِيْنَ لِمَنْ لَهُ عَقْـلٌ مَنِ الـ أَوْلَى بِحُكْـمِ العَقْـلِ وَالبُرْهَـانِ

وَلأَ نْصَحَـنَّ اللهَ ثُـمَّ رَسُـوْلَـهُ وَكِتَـابَـهُ وَشَـرَائِـعَ الإِيْمَـانِ

إِنْ شَـاءَ رَبِّـي ذَا يَكُـوْنُ بِحَوْلِـهِ أَوْلَـمْ يَشَـأْ فَـالأَمْرُ لِلْـرَحْمَـنِ

* Aku akan terus berjuang melawan musuh-musuh Mu selama aku masih hidup

Dan aku akan menjadikan perang melawan mereka sebagai kebiasaanku

* Aku akan menyingkap (kesesatan) mereka dihadapan manusia

Dan aku akan membantah mereka dengan lisanku

* Aku akan membongkar kedok mereka yang tersembunyi

Dari orang-orang yang lemah dengan ilmu

* Aku akan mengikuti mereka kemana mereka pergi

Hingga dikatakan dua hamba tersebut telah jauh (berjalan)

* Aku akan melempari mereka dengan pena-pena petunjuk

Seperti lemparan malaikat (terhadap setan-setan) dengan bintang

* Aku akan terus mengintai makar-makar mereka

Dan aku akan mengepung mereka dari segala penjuru

* Aku akan menjadikan daging dan darah mereka

Sebagai bentuk persembahan kepada-Mu pada hari kemenangan-Mu

* Aku akan membawa pasukan kepada mereka

Yang tidak akan lari ketika bertemunya dua pasukan

* Tentara dua wahyu (Al-Qur’an dan hadits), fitrah Akal dan dalil dengan baik

* Sehingga jelas bagi yang masih memiliki akal

Siapa yang lebih sesuai dengan akal dan ilmu

* Aku tetap beriman kepada Allah, kemudian Rasul-Nya

Kitab-Nya dan syariat-syariat keimanan

* Jika Rabb-ku berkehendak, semua akan terjadi dengan kekuatan-Nya

Atau jika tidak, semuanya ada ditangan-Nya

[Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Edisi 30].

***

http://salafyin.blog.friendster.com/?p=30

Kategori:Tawhid Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: